Menurut kami antara lain:
1. Menggunakan kertas dan material pendukung yg ramah lingkungan, sebaiknya lokal, karena jika import, ketika proses pendistribusian memakan emisi yg cukup besar
2. Ukuran kertas tidak terlalu besar, begitupun dengan jumlah halamannya (usahakan tidak banyak kertas yg terbuang, disesuaikan dengan area mesin cetak)
3. Menggunakan tinta yg ramah lingkungan (sebagian percetakan sudah menggunakannya)
4. Desain/tampilan undangan menggunakan font ramah lingkungan (tidak terlalu tebal), menghindari warna blok (untuk hemat tinta).
5. Selipkan pesan ramah lingkungan, misal: bagi kami 2 anak sudah cukup, mari menanam pohon, mari hemat kertas, datanglah ke pernikahan kami beramai-ramai (1 mobil penuh) demi menghemat emisi, dll…
6. Jangan menggunakan plastik sebagai amplop/pelindung undangan, pilihlah material seperti kalkir, atau amplop kertas polos saja (agar amplop bisa digunakan kembali sebagai angpao)
7. Selamet mencoba…..
salam ramah lingkungan
chandram-undanganpro
March-April, …. we call innovation month
